When I was Little - Trip to Budapest
Dua kota yang jadi satu, sebuah kubus warna-warni, dan rahasia kenapa negara ini melahirkan begitu banyak matematikawan
Halo semuanya! π
Postingan kelima dari seri jalan-jalanku, setelah Amsterdam, Paris, Munich, dan Praha.
Kalau Praha bikin aku jatuh cinta sebagai penggemar astronomi, Budapest bikin aku jatuh cinta sebagai anak yang suka matematika. Karena di sinilah aku menemukan jawaban dari pertanyaan yang sudah lama aku simpan: kenapa sih negara sekecil ini bisa melahirkan matematikawan sebanyak itu?


Von Neumann dan ErdΕs bukan keajaiban yang jatuh dari langit. Mereka anak-anak yang kebetulan lahir di tempat yang memberi mereka soal-soal sulit dan bilang, "ayo coba kerjakan."
Aku tidak lahir di Budapest. Tapi aku punya buku, punya internet, punya guru, dan punya rasa penasaran yang belum habis-habis. Mungkin itu sudah cukup untuk mulai.
Jadi kalau ada yang bertanya apa yang aku bawa pulang dari perjalanan ini β bukan cuma foto. Tapi keyakinan bahwa aku pun boleh bercita-cita menambahkan sesuatu ke dalam ilmu pengetahuan. π
Makasih banyak sudah membaca sampai sini. Sampai jumpa di kota berikutnya!
Rayna Amara